Ilalang

Ku memulai hari ini dengan bersyukur. Bersyukur atas Cahaya matahari pagi yang ku dapat, bersyukur atas air bumi yang Ku isap, bersyukur atas bau tanah yang ku hirup dan bersukur atas suara lantang jago merah yang terdengar menggelegar dari arah Timur.

Aku bersyukur karena hari ini aku masih hidup kulitku masih bisa merasakan panas matahari, Hidungku masih bisa mencium bau tanah, lidahku masih bisa mengecap air tanah dan telingaku masih mendengar suara ayam jago aku bersyukur karena hari ini ada. Aku dilahirkan dibumi. Aku tak pernah tau mengapa aku bisa lahir. aku tak pernah mengenal rahim ibu, yang aku kenal Cuma hangatnya perut bumi. aku juga tak pernah kenal disusui yang aku tahu adalah nikmatnya air bumi. aku juga tak pernah kenal lengan ayah yang selalu menggemam tangan ku ketika aku akan jatuh yang aku tahu hanyalah bumi yang selalu menyokongku sehingga aku tak pernah jatuh meski ada angin topan menghantam.

Aku mencintai bumi dan bumi pun mencintaiku aku ingin hidup dan mati dibumi meski aku tau mungkin impian ku tak terwujud karena banyak teman-temanku yang mempunyai impian yang sama harus rela membuang impiannya lantaran mahluk hidup bernama manusia itu membawa mereka pergi. Kata temanku laba-laba, mereka dibawah ke suatu tempat bernama kandang dan harus rela mengakhiri hidupnya didalam perut mahluk hidup lain bernama Sapi. Betapa hebat mahluk bernama sapi itu, dia punya pembantu bernama manusia yang selalu mencarikan dia makan.

Hari semakin Terik matahari mulai ganas bersinar, heran kenapa matahari bisa begitu garang padahal tadi pagi dia membangunkan ku dengan lembut, tak ada lagi bau tanah yang kurasakan tanah tempatku berpijak mengering, aku juga merasa gerah dan haus, tak ada lagi air yang bisa kuisap dari bumi dia menjadi kering. Tiba-tiba aku merasa bumi menjadi asing, perutnya membara bukan lagi hangat, airnya pahit tak lagi manis dan gemgamannya tak sekuat dulu aku harus berusaha sendiri. Kupanggil bumi tak ada jawaban ku harap dia tertidur. Dan aku memutuskan untuk tidur bersamanya dan berharap bumi yang asing ini adalah mimpi.

Aku terbangun ketika hari sudah sore, tak ada bumi disekelilingku tak ada lagi matahari yang panas, aku terkurung didalam sesuatu yang gelap apakah ini sudah malam. Sayup-sayup kudengar suara:

Ujang, mana rumput buat sapi-sapinya? Neh bang, tak ada lagi rumput lain jadi saya Potong Ilalang di belakang rumah Wah Ilalang sudah tak ada lagi rumput lain ya?

Iya bang, sejak hutan dijadikan Bendungan Rumput-rumput liar sudah jarang lagi Wah, sudah-sudah sana kamu kasih rumputnya kasian tuh sapiku dia Cuma minum air dari tadi

Iya bang.. Tersadarlah aku sekarang aku telah diambil manusia pembantu Sapi.

Aku menangis Sedih karena tak bias mati ditemani bumi, tetapi meski begitu aku tetap bersyukur atas hari-hariku bersama bumi, rasa nyaman, perlindungan meski belakangan ini bumi mulai lelah dan Nampak pucat tapi aku bersyukur tealh begitu banyak anugerah dari bumi yang kudapat. Tiba-tiba suara manusia pembantu Sapi muncul lagi.

“Neh rumput Mu sapi, maaf Cuma ilalang tetapi cukuplah untuk makanmu sampe malam nanti. Makanlah dengan tenang, kalo tak ada Rumput lagi nanti kata Bang Joko, kamu bakal diSembelih.

Ck ck ck jaman sekarang cari rumput susah ya” Itu suara manusia si pembantu Sapi. Jahat sekali dia, masa akan membunuh Sapi yang adalah Tuanya karena dia tak bias lagi menyediakan makan. Ketika kurasakan tubuhku diangkat dan dimasukkan kedalam mulut Sapi, kulihat betapa kurusnya dia, dan sekali lagi aku bersyukur untuk hari ini, Ternyata aku masih berguna Untuk Sapi ini. Sebelum aku pergi untuk selamanya sempat ku Kutuk Manusia itu, agar dia dapat balasan suatu saat karaena Serakah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s