Mengapa saya menjadi perawat?

Banyak orang bertanya pada saya:
“Jen, Kenapa kamu jadi perawat?” Saya hanya tersenyum kepada mereka yang bertanya itu dan menjawab

“Papa saya yang menyuruh saya jadi perawat”

“Apa kamu menikmati profesimu itu?” Kata mereka lagi. Saya terdiam

“Kamu lebih cocok kuliah komunikasih atau sastra deh.” Lagi saya terdiam

Itu dulu dua atau tiga bulan lalu saat saya belum menemukan panggilan. Menurut saya menjadi perawat itu adalah panggilan jiwa, melayani orang lain itu tidak mudah apalagi orang sakit. Belum lagi profesi perawat sama sekali tidak dihargai di negeri kita tercinta ini -_-
Tetapi setelah melewatkan dua bulan di rumah sakit selama saya mengambil Ners, saya pelan-pelan menemukan panggilan saya sebagai perawat (yang sama sekali tidak saya temukan selama 4 tahun kuliah di UI) Saya merasakan betapa melayani orang lain dengan tulus itu membhagiakan.
Buatlah orang lain bahagia maka kau pun akan bahagia – saya menyetujui quote itu.
Saya menemukan betapa menyenangkan melayani pasien saya, apaagi saat mereka tersenyum apalagi saat mereka masih mengingat saya setelah 1 bulan tak bertemu.

Nama saya di kalangan pasien saya adalah Angel dari Angelina jadi saya dikenal dengan panggilan Suster Angel. Hal-hal menarik telah saya lewati dari memberi dukungan pada Ibu yang anaknya terkena Leukemia, Istri yang suaminya terkena HIV aids, anak yang Ayahnya tak lama lagi akan meninggal dan menyaksikan bagaimana nyawa seseorang pergi dari tubuhnya. hal-hal itu semua menyadarkan saya bahwa selama kita masih bernapas hargailah apapun rahmat yang Tuhan kasih, Rahmat kesehatan, orang tua, kekasih dan hal-hal lainnya. Saya sedang belajar sekarang (meski sulit) untuk memfokuskan diri pada hal-hal baik kehidupan dan orang-orang dan menerima keburukan mereka adalah kekurangan.

Dan ketika orang-orang bertanya
“Kenapa kau ingin menjadi perawat?” Saya tersenyum kepada mereka dan berkata..

“Saya ingin membuat orang sakit bahagia”

Advertisements

3 thoughts on “Mengapa saya menjadi perawat?

  1. setahun lalu saya hampir tiap hari di rumah sakit, dan melihat profesi dokter dan perawat yang ga hanya merawat pasiennya tapi juga menyemangati. Buat saya ngeliat mereka, dokter atau perawat sama2 pekerjaan yang mulia. Tetap semangat menjadi perawat yang baik angel dn juga tetep nulis yah 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s