Petualangan di negeri Abarat

Judul Buku: Abarat
Pengarang : Clive Barker
Alih Bahasa : Tanti Lesmana
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2002

Apa yang kamu lakukan kalau punya hidup yang membosankan, Ayah kamu suka mabuk-mabukan dan tak segan menampar kamu, Ibu kamu yang menyayangi kamu tetapi ga berdaya melawan ayah kamu, guru kamu yang menganggap kamu tolol dan suka melawan padahal kamu hanya menertawakan tentang ayam dan kotamu. Pasti kamu akan merasa bosan seperti Candy Quackenbush seorang gadis berusia 12 tahun dari kota paling membosankan di dunia Chiken Twon. Sama seperti arti dari namanya, Chiken Twon adalah kota yang dipenuhi ayam-ayam dan orang-orangnya yang mebosankan.Candy sungguh sangat ingin meninggalkan kota itu.
Keinginan untuk pergi dari kota Chiken Town akhirnya tercapai, bermula dari keisengan Cindy yang mengambar laut saat pelajaran berlangsung. Bagaimana mungkin ada laut di Chiken Town yang gersang itu? Orang-orang pasti akan tertawa dan menganggap Cindy gila jika gadis itu mengatakan ada laut di Chiken Town. Bu guru menyuruh Cindy menghadap kepala sekolah tetapi alih-alih menghadap kepala sekolah, gadis ini malah terus berjalan sampai kesebuah tanah lapang dengan mercusuar dan bertemu John bersaudara mahluk aneh yang datang dari Negeri bernama Abarat dan memberikan sebuah kunci pada Cindy. Keanehan berikutnya muncul ketika laut Isabella tiba-tiba muncul dan menyeret Cindy bertualang di dunia Abarat.
Di Abarat Cindy menjelajahi kota-kota yang aneh, ada Pulau Yebba Dim Yam yang jamnya selalu jam delapan malam, pulau Jam Tiga Siang yang hangat, tempat naga-naga berkeliaran, dan Pulau tengah malam yang dihuni Christoper Carrian yang suka meneror orang-orang dengan mimpi buruk. Candi berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, bertemu dengan mahluk aneh yang tak pernah dia bayangkan dan mengalami petualangan menakjubkan yang membuat Cindy sadar Laut Issabella menariknya ke Abarat dengan maksud tertentu yaitu menyelamatkan pulau itu dari kejahatan yang menikam jantungnya.
Sejujurnya saya tak begitu menyukai cerita fantasi tetapi cerita fantasi ini special karena banyak pelajaran yang dapat kita petik salah satunya adalah berani keluar dari zona nyaman kita dan menemukan hal lebih berarti di luar sana. Menggunakan alur maju mundur, pembaca ikut terbawa emosi dan seolah-olah merasakan bagaimana kebosanan Cindy di kota Chikentwon, gregetan karena sikap Cindy yang gegabah dan mengatarkannya pada bahaya, Sungguh novel penuh petualangan. Buku ini menjadi lebih bagus dengan berbagai ilustrasi menarik yang dapat kita temui di hampir setiap halaman. Sangat membantu kita membayangkan mahluk-mahluk Abarat yang aneh dan ajaib. Hanya saja buku ini tebal dan membacanya bikin sakit tangan tetapi kekurangan itu dilupakan karena kepiawaian penulis mengggunakan kata-kata memukau sehingga secapai apapun tangan kita, kita tetap membacanya sampai habis karena seolah-olah ikut bertualang di Abarat bersama Cindy. Buku yang bagus untuk semua umur

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s