Banci yang memanggil saya LESBI! -_-

Banci yang memanggil saya Lesbian Apa yang lo lakukan kalau seseorang yang lo ga kenal sama sekali memanggil lo “LESBIAN”? Pasti lo keki banget dong! Yapss, gue merasakan hal itu sodara-sodara sebangsa dan setanah air sekalian yang dikasih Tuhan yang maha esa.

Gue dipanggil Lesbian sama seseorang yang gue ga kenal sama sekali. dan tahu ga sih, yang manggil gue itu adalah seorang BANCI. Apa itu Banci,menurut pengalaman gue hidup selama duapuluh satu tahun yang membuat gue banyak membaca, melihat dan mendengar. Banci itu adalah pria yang berpakian seperti wanita. Kenapa mereka kaya gitu? Banyak banget alasannya dari alasan kromosom yang abnormal dan mencari uang. NAh satu yang pasti para banci ini, menyukai Pria. Oke enough for banci. sekarang kita masuk ke inti cerita kenapa gue keki berat, kemarin. nah ini dia kronologinya;

Malam telah seutuhnya menggerayangi Depok, ketika Ajen berjalan lesu menyusuri jalan karet. Dia menatap Handphonenya dan menghela napas berat takkala melihat pukul 20.00 tertera di sana. Ahh, lagi-lagi dia pulang selaut ini. semua karena dia keasyikan online menggunakan fasilitas gratongan kampus. Dia memutuskan untuk berkonsultasi kepada pakar psikolog mengenai kecanduannya dengan online itu jika dia terus pulang larut malam lagi. Untung saja jalan karet ini selalu ramai. kalau tidak siapa yang menjamin dia selamat sampai kosan, mengingat ramai beredar berita tentang pemerkosaan. Seorang banci dengan dandanan yang tak perlu dilukiskan untuk mencegah tanggapan melecehkan tampak berjalan dari arah berlawanan. Ajen tidak ambil pusing. toh dia bukan pria yang bakalan diganggu banci itu. Dia terus berjalan tanpa ambil pusing dan bersiap berbelok ke gang yayah nuih, gang yang membawanya tepat ke kosannya.ketika dia tepat bertemu muka dengan banci itu, banci itu tiba-tiba berkata:

“Heh, Lesby! Sendirian aja!” Tiba-tiba banci yang dandannya sero… *Ah pencerita telah berjanji tidak akan menceritakan bagaimana dandanan si banci itu* berteriak sambil memandang Ajen. Ajen yang lemah letih lesu dan lunglai terkaget bukan kepalang. Dia menatap banci yang berjalan semakin menjauh itu.

“Gila dia manggil gue lesbi.” Ajen shock. Well kira-kira begitulahh kisah yang menimpa gue itu sodara-sodara. Kenapa gue mesti shock dipanggil Lesbian? Menurut kamus besar bahasa Indonesia yang tebal itu, Lesbian adalah wanita yang menyukai wanita secara hati dan seksualitas. GIMANA GUE GA SHOCK? Mannnnn, di dalam hati gue wanita yang gue cintai dari hati yang paling dalam adalah Mama gue. Dan orentasi seksual gue jelas-jelas pada pria. buktinya gue suka kesemsem lihat PEP GUARDIOLA. lagipula, seumur-umur di dalam hati gue cinta gue hanya untuk priaaa. Kekekian gue yang kedua adalah karena gue dipanggil Lesbian sama seorang banci. Banci yang adalah HOMO. hadehhh. yahhh lima belas menit gue habiskan bertanya-tanya apa yang menyebabkan si banci sial** *maaf saya lupa ga boleh ngomong kasar* itu manggil gue Lesbi.

APakah karena potongan rambut gue yang mirip pria? Astaga?? Dia ga lihat gue punya masa depan cerah (apa gue peru menyebutkan ukuranb Bra gue yang B itu? *opps?) dan latar belakang mantap (nepok pantat) Ini benar-benar satu penghinaaan! tetapi yahhh sudahlahh! Banci itu menyadarkan gue untuk : “JANGAN PERNAH MENILAI SESEORANG DARI BENTUK LUARNYA” Setuju? Yahh Anda harus setujuu Sudah dulu yahh! Saya mau pulangg..

takut ketemu banci rese lagi, jika pulang malam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s