Gagal

Paul belum datang. Sudah pukul sebelas malam. Aku cemas. Astaga, jangan bilang dia membatalkan rencana yang telah kami susun matang-matang selama hampir setahun ini. Paul adalah laki-laki yang tangguh. Tangan kekarnya mampu mematahkan besi sekalipun, hal yang membuatku sangat membutuhkannya. Tanpanya rencanaku ini takkan bisa berhasil. Padahal rencana ini harus terjadi untuk masa depan kami yang lebih baik. Aku mengenal Paul hampir seumur hidupku. Kami selalu bersama sejak aku berumur lima tahun dan dia delapan. Sejak dia mengajakku untuk tinggal bersama dengannya  ketika Ibuku yang binal itu melarikan diri bersama seorang laki-laki tak jelas, meninggalkanku sendirian di tengah salju Desember. Kurasa aku menyayanginya. Tanpanya hidupku hancur.

Paul belum datang. Sudah hampirpukul dua belas malam. Aku ketakutan. Di luar awan hitam menggantung di langit. Astaga, jangan biang sebentar lagi hujan. Hujan hanya akan membuat rencana ini batal. Aku meringis dan meraih teleponku. Kutekan nomor Paul.

“Paul dimana kau? Cepatlah kemari, kita harus melakukan malam ini sebelum hujan turun!” ujarku marah saat laki-laki itu mengangkat nomornya.

“Hay, Jo! Maaf sebentar lagi aku ke tempatmu. Aku sedang bersama Claudya. Lima menit lagi, OK!” Dengan kesal kumatikan handphoneku.  Brengsek! Berani-beraninya Paul  menemui Claudya malam ini tanpa memikirkan aku yang menunggunya setengah mati, tanpa memikirkan rencana besar kami, tanpa memikirkan kebahagian yang akan kami dapat setelah rencana ini berhasil. Gemuruh terdengar dari luar jendela. Perlahan titik-titik air jatuh dari langit, pelan-pelan  kemudian mengeras.Seluruh sendi dalam tubuhku melemas. Membuatku lunglai dan lemah.  Brengsek! Hujan! Rencana ini gagal. Aku menatap tak berdaya ke peralatan yang biasa kugunakan bersama Paul setiap kali beraksi. Teleponku berdering. Dari Paul.

“Halo Jo! Brother. Aku tetap tinggal di tempat Claudya. Kau tahu akan sangat susah meramppk bank bila hujan turun. Besok malam kita beraksi. Aku janji. Sampai nanti…”

TAMAT

Advertisements

One thought on “Gagal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s