Prompt 38 Teman Curhat

Aku suka setiap kali Sarah bermain piano. Akhir-akhir ini dia paling sering memainkan lagu A Thousand Miles.
“Aku lagi suka main lagu ini. Kuharap kau tak bosan mendengarnya.” Pagi ini kembali jarinya dengan lincah memainkan intro lagu itu.
“Ini lagu Vannesa Cartlon, lagu kesukaan dia yg selalu ada di hatiku.”
“Kau tahu, ini lagu tentang perasaan cinta yg begitu dalam.” Dia berkata tanpa menghiraukan reaksiku.
“Setiap aku kangen dia aku main lagu ini. Aku berharap dia dengar lagu ini dan dia tahu aku akan melakukan apapun untuk bersamanya meski hanya sesaat. Jalan kaki 1000 mil pun aku mampu ” dia terus cerocos tanpa peduli aku mendengarnya atau tidak.
“Kau tahu siapa dia? Huh, kalau kuberitahu namanya kau akan cerita kemana-mana….” Dia berhenti berbicara sebentar dan melanjutkan permainan pianonya.
“Aku suka bagian yang ini….” dia ikut berdendang
And I still need you
And I still miss you
And now I wonder….
Aku terhanyut dalam suara merdunya.
“Menurutmu dia masih sayang ama aku, ga?” Kali ini kata-katanya lebih mirip lirihan. Tepat sesudah lirihan itu, lagu kesukaannya habis. Kini dia menatapku tajam, dan menarik napas panjang.
“Huh, kenapa sih aku harus ngomong tentang mantan pacarku sama ikan peliharaan Dio. Besok kamu jangan ditaruh di atas piano ini lagi, yah.” Sarah mendumel. Aku berdoa semoga Sarah tak melakukan hal itu aku senang mendengarnya main piano meski dia hanya menganggapku ikan peliharaan anaknya bukan teman curhatnya.

Advertisements

12 thoughts on “Prompt 38 Teman Curhat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s