#30harimenulisFF #FF8 Pertemuan

Pertemuan kedua perempuan itu terjadi di saat hujan lebat mengguyur Depok.

“Bulan Desember memang identik dengan hujan, yah?” Perempuan pertama yang lebih rileks mencoba membuka percakapan.

“Iya!” jawab perempuan kedua yang lebih tegang. Dia sama sekali tak tertarik membicarakan cuaca. Lalu diam menguasai keduanya.

“Dengar, aku tahu kalau suamiku dan yah…. Kau tahu, kan?” Perempuan yg tegang tadi bersuara kembali. Dia tampaknya bukan orang yg suka basa-basi. Perempuan yg lebih rileks menarik napas, dia membuang muka ke luar restaurant, menatap jalanan sebentar, lalu menatap si perempuan yg lebih tegang.

“Akhirnya suamimu menyampaikan kenyataan itu juga,” katanya. Wajah si perempuan yg lebih tegang memerah.

“Dari mana kau tahu suamiku yg memberitahu segalanya?” Perempuan yg lebih rileks menghela napas.
“Mereka datang padaku April lalu. Suamimu mengatakan dia dan suamiku bertemu di pesta tahun baru para gay.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s