#30harimenulisFF #FF9 Hujan

Setelah absen seminggu sekarang lanjut lagi 🙂

Lastri berkata kepada Joko: “Hujan lagi?” Joko yang berdiri telanjang di dekat jendela mengangguk tanpa menoleh ke asal suara. Dia sibuk menatap rintik hujan yang nafsu menyentuh tanah.

“Astaga! Mengapa hujan terus sih?” Lastri terdengar malas dan meraih selimut dan menutup seluruh tubuh telanjangnya.

“Baguslah hujan! Kita bisaa berlama-lama di sini” Kata Joko terus menatap ke luar jendela. Nada getir di suaranya membuat Lastri mengerutkan kening.

“Mengapa kau menyukai hujan, Joko?” Tanya Lastri. Joko menarik napas dalam, menutup tirai jendela yg tadi disibaknya dan bergabung bersama Lastri di bawah tempat tidur. Lastir meringis merasakan kulit telanjang joko menyentuh kulitnya. Dingin.

“Mengapa aku menyukai hujan karena hujan akan membuat kita akan lama bersama, Las.”

“Maksudmu?”

“Kakakku Bayu tidak suka membiarkan istri tersayangnya pulang saat hujan.” Gantian Lastri yang tersenyum getir.

*bersambung
Like·Comment·Share
Edo Sateng likes this.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s